Seputar Hukum Hijrah (1) >> waiman cakrabuana

November 17, 2012

Hijrah secara bahasa adalah pindah, meninggalkan, menjauhi sesuatu dengan kebencian dan menuju sesuatu yang dicintainya. Sementara, menurut syara’, Hijrah itu adalah:

ترك الوطن الذي بين الكفار والانتقال الي دار الاسلام

“Meninggalkan negri yang dikuasai orang kafir dan berpindah menuju Daarul Islam (negara Islam)” (Al-Jurzani, at’ta’rifat hal 253).

Muhammad Bin Sa’id al-Qahthani berkata: “menurut terminologis syar’ie, Hijrah adalah berpindah dari negeri kafir dan negeri syirik menuju negeri islam” (Al-Qahthani (terjemahan salafudin Abu sayyid), Al-Wala wal Bara, era intermedia – Solo, cet kedua oktober 2005, hal 299). An-Nabhani berkata, Hijrah adalah: ” keluar dari darul kufur ke Darul Islam. (An-Nabhani, Asy-Syakhsiyyah al-Islâmiyyah, II/276).

Perlu kita mendengar pandangan Sa’id Hawa (Sa’id Hawa, Al-Islam (terjemahan Al Katani, Arif Chasanul Muna & Sulaiman Mapiase), Gema insani – Jakarta, cet pertama th 2004, hal 509):

“Sebelum dunia tunduk semuanya kepada kekuasaan Allah swt, dunia terbagi menjadi dua: (1) Daarul Islam, (2) Daarul harby. Yang dimaksud Daarul Islam adalah daerah yang tunduk dibawah kekuasaan Islam dan umat Islam. Dan yang dimaksud Daarul harby adalah yang tidak tunduk dibawah kekuasaan Islam dan umat Islam.

Dimanapun berada dan dari bangsa apapun, tanah air seorang muslim adalah Daarul islam. Karena seorang muslim tidak terikat dengan tanah tempat ia berpijak, melainkan terikat dengan akidah yang diimaninya”

Hukum Hijrah   Oo-

Hukum Hijrah pada dasarnya adalah Wajib.

Allah berfirman :

يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ أَرْضِي وَاسِعَةٌ فَإِيَّايَ فَاعْبُدُونِ

”Hai hamba-hamba-Ku yang beriman, sesungguhnya bumi-Ku luas, maka sembahlah Aku saja.” [QS. Al-Ankabuut : 56].

إِنَّ الَّذِينَ تَوَفَّاهُمُ الْمَلائِكَةُ ظَالِمِي أَنْفُسِهِمْ قَالُوا فِيمَ كُنْتُمْ قَالُوا كُنَّا مُسْتَضْعَفِينَ فِي الأرْضِ قَالُوا أَلَمْ تَكُنْ أَرْضُ اللَّهِ وَاسِعَةً فَتُهَاجِرُوا فِيهَا فَأُولَئِكَ مَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ وَسَاءَتْ مَصِيرًا

”Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri, (kepada mereka) malaikat bertanya: “Dalam keadaan bagaimana kamu ini?”. Mereka menjawab: “Adalah kami orang-orang yang tertindas di negeri (Mekah)”. Para malaikat berkata: “Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu dapat berhijrah di bumi itu?”. Orang-orang itu tempatnya neraka Jahanam, dan Jahanam itu seburuk-buruk tempat kembali” [QS. An-Nisaa’ : 97].

Rasulullah SAW bersabda:

من جامع المشرك او سكن معه فاءنه مثله

“Siapa orang yang bersekutu dengan musyrik atau ia tinggal bersamanya, sesungguhnya ia seperti orang itu juga” (HR Abu Daud 3: 477)

أَنَا بَرِيءٌُ مِنْ كُلِّ مُسْلِمٍِ يُقِيْمُ بَيْنَ أَظْهُرِ الْمُشْرِكِيْنَ

“Aku berlepas diri dari setiap muslim yang tinggal di tengah tengah musyrikin” (HR. Abu Dawud 2645, Tirmidzi 1604, Ath-Thabarani dalam Mu’jamul-Kabiir 2264, dan dishahihkan oleh Al-Albani dalam Irwaaul-Ghaliil 1207].

Hukum Hijrah menjadi wajib jika:

  1. Ada Tempat Hijrah-nya yaitu Daarul islam
  2. Teraniaya (atau khawatir teraniaya) di negri kuffar hingga tidak mampu menunaikan kewajiban kewajiban agama dengan sempurna
  3. Ada kemampuan untuk Hijrah

Selain ketiga syarat yang menyebabkan wajibnya Hijrah, ada satu lagi syarat yang mewajibkan Hijrah:; yaitu jika dimobilisasi oleh pemimpin (Imam) kaum muslimin, untuk berhijrah dan berjihad dijalan Allah, berdasar perintah umum QS An-Nisa ayat 49 dan QS At-taubah ayat 41. (Bersambung… insya Allah)***************
Oo-

wassalaam

waiman cakrabuana

Tulisan sebelumnya: PENGERTIAN HIJRAH

3 Tanggapan to “Seputar Hukum Hijrah (1) >> waiman cakrabuana”


  1. […] Seputar Hukum Hijrah (1) >> waiman cakrabuana […]


  2. […] Seputar Hukum Hijrah (1) >> waiman cakrabuana […]


  3. […] Seputar Hukum Hijrah (1) >> waiman cakrabuana […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: