oO- HAKIKAT HIJRAH {2} >> waiman cakrabuana

November 29, 2012

BENTUK HIJRAH MA’ANI

Kembali pada Hakikat HIJRAH. Bahwa Hijrah itu hakikatnya adalah; Berpindah, menjauhi, meninggalkan Ar-Rujz (kekotoran / najis / dosa).  Atau Menjauh, berpindah, meninggalkan dan berlepas diri dari apa apa yang dilarang oleh Allah menuju apa-apa yang diperintahkan oleh Allah.

Oleh karena itu perintah hijrah ini sepadan dengan perintah Allah untuk IJTINAB (menjauhi) , BARA’A (berlepas Diri), KAFARA (mengingkari) dan KHARAJA (Keluar); baik secara mafhum (tersirat) maupun mantuq (tersurat).

Beberapa bentuk Hijrah Ma’ani berdasar Firman Allah Ta’ala:

1. HIJRAH AQIDAH IDIOLOGI

Sungguh banyak ayat Al-Qur’an yang memerintahkan kita Hijrah (menjauhi) pemahaman dan keyakinan Syirik, diantaranya Firman Allah Ta’ala:

maka jauhilah olehmu berhala-berhala yang najis itu (QS Al-Hajj (22) ayat 30)

Dan orang-orang yang menjauhi thaghut (yaitu) tidak menyembahnya dan kembali kepada Allah, bagi mereka berita gembira; sebab itu sampaikanlah berita itu kepada hamba-hamba-Ku, (QS Az-Zumar (39) ayat 17)

dan perbuatan dosa (menyembah berhala) tinggalkanlah, (QS Al-Mudatsir (74) ayat 5)

Beberapa ayat Qur’an juga mengungkap berlepas dirinya para Rasul dari keyakinan Syirik dan orang orang musyrik, seperti firman Allah;

Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berkata: “Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala. (QS Ibrahim (14) ayat 35)

Katakanlah: “Sesungguhnya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan (dengan Allah)”.(QS Al-An’am (6) ayat 19)

Kami tidak mengatakan melainkan bahwa sebagian sembahan kami telah menimpakan penyakit gila atas dirimu.” Hud menjawab: “Sesungguhnya aku jadikan Allah sebagai saksiku dan saksikanlah olehmu sekalian bahwa sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan, (QS Huud (11) ayat 54)

Jika mereka mendustakan kamu, maka katakanlah: “Bagiku pekerjaanku dan bagimu pekerjaanmu. Kamu berlepas diri terhadap apa yang aku kerjakan dan aku pun berlepas diri terhadap apa yang kamu kerjakan”. (QS Yunus (10) ayat 41)

Dan ingatlah ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dan kaumnya: “Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu sembah, (QS Az-Zukhruf (43) ayat 26)

Sebagaimana rukun hijrah, yaitu Min (dari) dan Ilaa (menuju), maka Hijrah Aqidah Idiologi ini selain harus keluar , menjauh dan mengingkari dari pemahaman Syirik, maka harus menuju pembenaran dan meyakini TAUHID. Sebagaimana difirmankan Oleh Allah Ta’ala:

Karena itu barang siapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS Al-Baqarah (2) ayat 256)

Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan (Yang Hak) melainkan Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan tempat tinggalmu. (QS Muhammad (47) ayat 19)

Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): “Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu”, maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya. Maka berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul). (QS An-Nakhl (16) ayat 36)

Seorang mukmin sejati pasti ia Hijrah dari (pemahaman dan keyakinan) Syirik menuju (pemahaman dan keyakinan) Tauhid. Dialah mukmin haqqa (mukmin yang sebanar-benarnya), tetapi jika tidak hijrah aqidah ini maka ia adalah Mukmin Bathil (mukmin yang palsu).

Orang-orang yang beriman dan tidak mencampur adukkan iman mereka dengan kedzaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS Al-An’am (6) ayat 62)

Dan sebahagian besar dari mereka tidak beriman kepada Allah, melainkan dalam keadaan mempersekutukan Allah (dengan sembahan-sembahan lain). (QS Yusuf (12) ayat 106)

Dan janganlah kamu campur adukkan yang hak dengan yang batil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu, sedang kamu mengetahui. (QS Al-Baqarah (2) ayat 42)

Katakanlah: “Hai orang-orang kafir,
aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.
dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah.
dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,
dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah.
untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku.” (QS Al-Kaafirun (109) ayat 1-6)

Adapun bagi mereka yang tetap Syirik atau yang mencampur Iman mereka dengan kemusyrikan, (tidak mau Hijrah dari syirik menuju Tauhid), maka Allah menyediakan balasan sebagai berikut:

  1. Syirik adalah Dzhulmun Adzhiem (Kedzaliman yang sangat Besar) ~ QS 31/13
  2. Musyrikin adalah Mukhtalan Fakhura (Orang Yang teramat sombong) dan tidak disukai Allah ~ QS 4/36
  3. Musyrikin adalah orang yang sesat dengan kesesatan yang nyata , karena itu ia tidak akan diampuni ~ QS 4/116
  4. Musyrikin termasuk orang yang merugi, karena amal baiknya dihapus lenyapkan oleh Allah ~ QS 39/65
  5. Syirik adalah Itsman Adzhiem (dosa yang amat besar), pelakunya tidak akan diampuni Allah ~ 4/48
  6. Musyrik adalah Kafir (ingkar), karena itulah Allah mengharamkan baginya surga dan menempatkannya di neraka ~ 5/72

Insya Allah tulisan ini bersambung……. (untuk membantu memahami hijrah aqidah idiologi ini, baca juga “LAA ILAAHA ILLALLAH” >> waiman cakrabuana ……baca juga    “Syirik dan Fenomena Kemusyrikan”  >>     Ibnu Audah As-Sundawi

-oOo-

wassalaam

@waiman cakrabuana

TULISAN SEBELUMNYA:

1- PENGERTIAN HIJRAH

2- SEPUTAR HUKUM HIJRAH {1}

3- SEPUTAR HUKUM HIJRAH {2}

4- HAKIKAT HIJRAH {1}

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: